[Basa Sunda] Buruk-buruk Papan Jati

Buruk-buruk papan jati.

Demikian paribasa Sunda mengatakan. Paribasa ini memiliki arti bahwa sejelek-jeleknya seorang saudara, kita harus menolongnya. Sebesar-besarnya kesalahan seorang saudara, kita tetap harus memaafkan. Seperti apa yang sudah ditulis di dalam Al Quran,

Seburuk apapun keadaan saudara kandung, ia tak akan bisa terpisahkan dengan kita (QS. Bani Isroil:26)

 

Dalam hubungan persaudaraan, seringkali kita menemukan perselisihan.

Pernahkah teman-teman berselisih paham dengan kakak ataupun adik teman-teman sendiri? Saya sering. Bukan hanya sekedar berebut mainan di waktu kecil sampai membuat orang tua pusing, ketika sudah besar pun kami sering berselisih paham. Pernah juga sampai di titik kritis hubungan persaudaraan.

Kedua orang tua saya juga sempat berselisih paham dengan masing-masing saudaranya.

Namun, berbeda dengan hubungan pertemanan atau bahkan hubungan suami istri yang bisa saja terhenti bahkan hilang, tak ada yang namanya mantan saudara.

Entah sudah naluri, atau memang menuruti paribasa Sunda di atas, selalu ada rasa ingin memaafkan dan akhirnya kembali menata hubungan persaudaraan yang sempat renggang.

Lalu kenapa harus papan jati yang dijadikan perumpamaan?

Nah ini yang saya belum tahu alasan tepatnya.

Sependek yang saya tahu, kayu jati (Tectona grandis) memiliki karakter tahan terhadap jamur, busuk karena udara lembab atau serangan serangga, dan tahan lama. Harganya? Sudah pasti mahal.

Sebuah kayu jati dengan kualitas jelek sekalipun, jika diolah oleh ahlinya yang sudah mengenal karakter kayu jati dengan baik, bisa disulap menjadi kayu jati yang terlihat bagus.

Mungkin dari sinilah paribasa buruk-buruk papan jati itu berasal, bahwa seorang saudara, yang sudah sangat mengenal karakter saudaranya sendiri, bisa mengolah dan menyulap keburukan saudaranya agar kembali menjadi manusia yang berkualitas.

Kalau sudah begitu, tinggal kita sendiri yang memilih, apakah akan terus menjadi papan jati yang buruk?

 

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *